Persiapan Sebelum Mulai Bisnis Forex
Untuk memulai bisnis forex ada beberapa syarat yang
perlu disiapkan. Berikut hal-hal yang perlu disiapkan:
* Scan KTP/SIM/Pasport
* Billing/tagihan listrik/tagihan telepon
* (eccurency) pada umumnya menggunakan Libertyreserve
Untuk membuat acount Libertyreserve ada dua tahap yang
harus diselesaikan.
registrasi account Libertyreserve Silahkan klik link ini
https://www.libertyreserve.com/en/login
lalu isi data data yang diminta, Setelah selesai tahap
pertama silahkan cek email anda lalu login dengan menggunakan data yang
diperoleh pada tahap pertama. Harap semua di printscreen data saat mengisi data
agar tidak lupa karena kemampuan otak kita terbatas untuk mengingat data.
Setelah memiliki acc Libertyreserve langkah selanjutnya adalah mengisi acc
tersebut dengan balance libertyreserve dengan cara membeli pada changer-changer
yang terpercaya.
Mengenal Dasar-Dasar Forex
1.
Forex (Foreign Exchange)
yaitu perdagangan mata uang asing atau biasa disebut
dengan Valas (Valuta Asing). Yang diperdagangkan di Forex: Pasangan (Pairs)
Mata Uang yang umum di dunia (contoh: Euro/Usd, Gbp/Usd, Usd/Jpy, Usd/Chf).
Jadi Forex berarti membeli atau menjual suatu mata
uang terhadap mata uang yang lainnya dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan
Contoh:
Buy Euro/Usd berarti Beli Euro dan Jual Usd
Sell Usd/Jpy berarti Jual Usd dan beli Japan Yen
2.
Market Hours
Pasar Forex bergerak dan buka 24 jam (Senin pagi
sampai Sabtu pagi Wib)
WIB = Waktu Indonesia Barat atau GMT +7
Time Zone:
Asian Time (Tokyo) :
07.00-15.00 Wib
Europe Time (London) :
14.00-24.00 Wib
USA Time (New York) :
20.00-05.00 Wib
3.
Nilai Kontrak (Quantity Contract Size)
Yaitu jumlah yang sebenarnya diperdagangkan di market
Contract Size ini dibedakan berdasarkan dari Lot,
yaitu:
0.01 lot =
perpoint nilainya $0.1 atau sekitar Rp. 1000,-
0.1 lot =
perpoint nilainya $1 atau sekitar Rp. 10,000,-
1 lot =
perpoint nilainya $10 atau sekitar Rp. 100.000,-
Tetapi untuk broker instaforex dan tradebankfx berbeda
yaitu:
0.01 lot =
perpoint nilainya $0.01 atau sekitar Rp. 100,-
0.1 lot =
perpoint nilainya $0.1 atau sekitar Rp.
1,000,-
1 lot =
perpoint nilainya $1 atau sekitar Rp.
10.000,-
4.
Pembacaan Harga Buy dan Sell
Buy = jika
mengharapkan harga pairs-nya bergerak naik
Sell = jika
mengharapkan harga pairs-nya bergerak turun
5.
Leverage dan Margin
Leverage (daya ungkit) ada beberapa jenis pada
umumnya, yaitu:
1:1 =
berarti uang jaminannya sama dengan nilai kontraknya (100%)
1:100 = berarti
uang jaminannya 1% dari nilai kontrak
1:200 = berarti
uang jaminannya 0.50% dari nilai kontrak
1:400 = berarti
uang jaminannya 0.25% dari nilai kontrak
1:500 = berarti
uang jaminannya 0.20% dari nilai kontrak
Keterangan : Jaminan = Margin
Perhitungan Margin:
Untuk Mata Uang Indirect (Usd/Jpy, Usd/Chf)
Rumus: Lot x 100,000 x % Margin
Contoh :
Buy 0.3 lot Usd/Jpy di harga 121.07, dengan leverage
1:200
= 0.3 x 100,000 x 0.5% = USD 150
Untuk Mata Uang Direct (Gbp/Usd, Euro/Usd)
Rumus: Lot x 100,000 x % Margin x Market Price
Contoh:
Buy 2.1 lot Euro/Usd di harga 1.3010, dengan leverage
1:500
= 2.1 x 100,000 x 0.2% x 1.3010 = Usd 546.42
Anda tidak akan bisa order jika sisa Free Margin anda
tidak mencukupi.
Oleh karena itu sesuaikan penggunaan lotnya dengan
kekuatan modal anda.
6.
Perhitungan Profit dan Loss
Untuk Mata Uang Direct:
Rumus: pergerakan pips x lot x $10
Contoh: Buy 1 lot Euro/Usd dari 1.3000 ke 1.3008 = 8
pips
8 pips x 1 x $10 = $80
Untuk Mata Uang Indirect :
Rumus: (harga open – harga close) x lot x 100,000 /
close price
Contoh : Sell 0.2 lot USD/JPY dari 122.12 ke 121.08
(122.12 – 121.08) x 0.2 x 100,000) / 121.08
= $171.78
Kalau loss maka perhitungannya juga sama
7.
Kolom Balance, Equity, Margin
Balance =
jumlah uang kotor
Equity =
jumlah uang bersih
Margin =
total penggunaan margin anda sesuai dengan jumlah order anda
Free Margin = sisa Margin yang bisa anda gunakan untuk
order (bila anda masih mempunyai posisi floating maka untuk withdrawal anda
bisa mengambilnya dari sisa uang di Free Margin ini)
Margin Level = prosentase
dari equity berbanding margin anda
Margin Call = suatu keadaan dimana uang anda drop
dibawah margin yang dibutuhkan (akibat loss), dan posisi anda dapat terclose
otomatis bila terkena Margin Call ini
8.
Rollover/Swap/Interest/Bunga
Yaitu nilai bunga yang didapat atau dibebankan ke anda
berdasarkan nilai suku bunga dari masing-masing mata uang. Bunga akan dihitung
dari open posisi anda setiap melewati pk.4 pagi WIB (GMT+7)
Contoh:
Suku Bunga Usd = 5.25% , Suku Bunga Jpy = 0.5%
Buy Usd/Jpy artinya meminjam Jpy untuk ditabungkan di
Usd, sehingga anda akan mendapatkan bunga sebesar : -0.5% + 5.25% = +4.75%
9.
Hedging/Locking
Yaitu suatu fasilitas yang dimana anda bisa membuka
suatu open order Buy dan Sell di mata uang yang sama (jumlah lot yang sama
pula) dan tanpa diclose salah satu posisinya, teknik ini digunakan untuk
mengunci posisi anda yang dimana biasanya digunakan untuk mengunci posisi yang
sedang floating loss.
Contoh:
Anda open order Buy Euro/Usd di posisi 1.3000 dan
kemudian anda menderita loss hingga 50 point (turun ke 1.2950) kemudian di
posisi 1.2950 tersebut anda kunci (hedging) dengan cara open order Sell baru di
1.2950 pada Euro/Usd lagi. Sehingga dengan cara ini maka loss anda akan tetap
floating -50 point terus, sampai nanti salah satu atau kedua posisi hedging
tersebut anda close. Jadi meskipun harganya turun terus ke arah 1.2500 pun
posisi loss anda tetap -50 point. Disamping itu hedging dapat pula digunakan
untuk variasi teknik trading anda.
10. Buy Stop & Sell Stop Order
Buy Stop = Memesan order Buy Diatasnya harga
yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila harga market bergerak naik
ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Buy
dengan harapan agar grafik dapat bergerak naik lagi supaya mendapatkan profit
Sell Stop = Memesan order Sell Dibawahnya harga
yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila harga market bergerak turun
ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Sell
dengan harapan agar grafik dapat bergerak turun lagi supaya profit.
11. Buy Limit & Sell Limit
Order
Buy Limit : Memesan order Buy Dibawahnya harga
yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila harga market bergerak turun
ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Buy
dengan harapan agar setelah itu grafik dapat bergerak naik supaya profit.
Sell Limit : Memesan order Sell Diatasnya harga
yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila harga market bergerak naik
ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Sell
dengan harapan agar setelah itu grafik dapat bergerak turun supaya profit.
12. TP dan SL
Take Profit (TP) :
Yaitu untuk target profit anda
Stop Loss (SL) :
Yaitu untuk membatasi kerugian anda (cut loss)
SL sebaiknya dipasang di setiap order anda, karena
untuk membatasi kerugian anda agar tidak semakin terpuruk jika open posisi anda
terkena loss (SL idealnya adalah maximum 50 pips atau tergantung dari
management risk (tingkat resiko) anda
No comments:
Post a Comment